PROTONEMA.ID , Lampung — Banjir yang kerap melanda Perumahan mewah Villa Citra dan sekitarnya baru terungkap penyebabnya pekan ini. Setelah dilakukan pengecekan langsung, diketahui kawasan tersebut tidak memiliki sistem drainase yang memadai. Bahkan, sejumlah saluran air (siring) ditutup dengan beton.

Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, turun langsung ke lokasi dan mendapati adanya bangunan rumah mewah yang menutup aliran kali. Temuan itu disampaikannya saat berada di depan sebuah rumah besar bercat putih di kawasan Villa Citra, usai meninjau lingkungan perumahan.
“Ternyata ada rumah mewah yang besar sekali menutupi kali. Ini jelas keliru dan akan kami sampaikan kepada pemiliknya,” kata Eva Dwiana.
Selain itu, Wali Kota juga menunjukkan adanya tumpukan sampah di drainase utama. Di dalam kawasan perumahan, pembangunan taman juga disebut telah mengorbankan fungsi saluran air.
Atas temuan tersebut, Eva Dwiana meminta agar 11 pemilik rumah yang menutup siring dipanggil untuk dimintai keterangan. Dalam pertemuan itu, tercatat sebanyak 18 warga hadir, dan para pemilik rumah mengakui kesalahannya.
Pertemuan dengan warga berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Bandarlampung dan diunggah melalui akun Instagram @eva_dwiana pada Rabu dan Kamis (11–12/2/2026).
Sebagian warga beralasan, banjir terjadi akibat kiriman air dari kawasan Villa Citra 1, 2, dan 3 yang berada di dataran lebih tinggi. Mereka juga meminta agar warga lain yang turut menutup drainase dipanggil untuk mendapatkan perlakuan yang sama.
Ada pula warga yang berdalih menutup drainase karena bau menyengat dari saluran air. Namun demikian, mereka tetap mengakui tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan.
“Bagaimanapun juga, kami tetap salah. Dengan hukum apa pun, ini tidak bisa dibenarkan,” ujar salah seorang warga, sembari meminta kebijaksanaan Wali Kota.
Wali Kota Eva Dwiana menegaskan, pemanggilan warga dilakukan untuk mencari solusi terbaik agar kawasan Villa Citra dan permukiman di sekitarnya tidak lagi dilanda banjir, meski hanya setinggi mata kaki.
“Drainase yang berada di lingkungan Bapak dan Ibu, silakan diperbaiki oleh masing-masing pemilik. Untuk saluran di luar kawasan, akan kami tangani,” pungkasnya. Wali Kota Eva yakin banjir dapat diatasi jika dilakukan bersama-sama warga.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Wilson Faisol mengatakan akan membentuk tim untuk menghitung yang melanggar dan mengiventarisasi mana yang harus dibongkar (bangunan yang melanggar drainase),” pungkasnya. (*)














