Kadiskominfotik Ganjar Jationo Sampaikan Pesan Gubernur Mirza Saat Istighosah untuk Keselamatan Bangsa PMII

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 28 Desember 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROTONEMA.ID, Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menekankan pentingnya peran mahasiswa dan santri dalam menjaga pilar kebangsaan melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, Minggu (28/12/2025).

Hal tersebut disampaikan Ganjar Jationo saat menjadi keynote speaker dalam Istighosah untuk Keselamatan Bangsa yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung di Pondok Pesantren Madarijul ‘Ulum, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung. Kegiatan tersebut diikuti pengasuh pesantren, tokoh NU, serta alumni dan kader PMII.

Dalam sambutannya, Ganjar menegaskan mahasiswa merupakan inti kekuatan pemuda yang memiliki tanggung jawab sejarah bagi masa depan bangsa. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari tradisi intelektual dan keberanian kaum pergerakan.

“Mahasiswa adalah kekuatan strategis. Bangsa ini merdeka karena kekuatan ilmu dan gagasan. Tradisi keilmuan itu harus terus dijaga,” ujar Ganjar di hadapan Pengasuh Ponpes Madarijul ‘Ulum, Dr KH Ihya Ulumuddin dan para peserta.

Menurut Ganjar, tradisi keilmuan yang tumbuh di lingkungan Nahdlatul Ulama, termasuk melalui PMII, menjadi modal penting dalam menjaga keutuhan bangsa. Spirit keagamaan keluarga santri dinilai mampu memperkuat karakter generasi muda di tengah tantangan global.

“Tradisi keilmuan di NU wajib dijaga. Modal motivasi dan spirit keagamaan keluarga santri adalah kekuatan besar untuk masa depan Indonesia dan Lampung,” katanya.
Advertisement
Pada kesempatan itu, Ganjar juga memaparkan arah kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Lampung di sektor pembangunan ekonomi, khususnya pertanian. Pemprov Lampung, menurutnya, mendorong kebijakan hilirisasi agar nilai tambah komoditas pertanian dinikmati petani dan masyarakat lokal.

Ia mencontohkan kebijakan Gubernur Lampung yang mendorong agar gabah dan singkong tidak keluar dari daerah dalam bentuk bahan mentah. Penetapan harga gabah Rp 6.500 per kilogram oleh Presiden dinilai sudah menguntungkan petani, namun Gubernur Lampung memperkuatnya melalui intervensi kebijakan daerah berupa penyediaan bed dryer untuk meningkatkan kualitas gabah pascapanen.

Dengan dukungan fasilitas tersebut, harga gabah di tingkat petani dapat meningkat hingga Rp 7.000 per kilogram, yang berpotensi mendorong kenaikan pendapatan petani hingga sebesar 30 persen.

“Pak Gubernur ingin nilai tambah komoditas tetap berputar di Lampung. Hilirisasi adalah kunci agar ekonomi daerah semakin kuat dan petani semakin sejahtera,” ucap Ganjar.

Ganjar menambahkan, sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian Lampung karena menyangkut hajat hidup sekitar 1,2 juta petani. Dengan sekitar 70 persen penduduk Lampung tinggal di wilayah pedesaan, kebijakan yang fokus pada penguatan ekonomi keluarga dan desa dinilai tepat sasaran.

Menutup sambutannya, Ganjar menyoroti tantangan digitalisasi yang dihadapi generasi muda. Ia mengingatkan santri dan mahasiswa untuk memiliki literasi digital yang kuat guna menangkal dampak negatif teknologi, seperti penipuan daring, judi online, dan pinjaman online ilegal.

“Teknologi itu alat, seperti pisau. Sangat bergantung pada akhlak penggunanya. Saya berharap kader PMII dan keluarga besar NU mampu menjadikan ruang digital sebagai sarana dakwah yang positif dan mencerdaskan,” pungkas Ganjar (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel protonema.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Lampung Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan
Pemprov Lampung Perkuat Tata Kelola Pemerintahan melalui Sosialisasi e-Review 2026
Pemprov Lampung Dorong Kesadaran Pajak Lewat Program Diskon PKB dan Penghapusan Denda
Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan
Momentum Iduladha, Pemprov Lampung Dorong Kepedulian
Pemprov Lampung Dorong Ekosistem Pembiayaan Daerah Yang Transparan dan Berkelanjutan
Pemprov Lampung Tegaskan Langkah Konkret Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli
Pimpin Apel Mingguan, Sulpakar Tekankan Budaya Disiplin ASN
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:19 WIB

Pemprov Lampung Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Tata Kelola Pemerintahan melalui Sosialisasi e-Review 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:06 WIB

Pemprov Lampung Dorong Kesadaran Pajak Lewat Program Diskon PKB dan Penghapusan Denda

Senin, 1 Juni 2026 - 07:23 WIB

Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:23 WIB

Momentum Iduladha, Pemprov Lampung Dorong Kepedulian

Berita Terbaru

Daerah

Momentum Iduladha, Pemprov Lampung Dorong Kepedulian

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:23 WIB