PROTONEMA.ID, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah dengan menyalurkan bantuan kepada ratusan warga terdampak.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan bantuan diberikan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mengalami kerugian akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi.
Setiap keluarga terdampak banjir menerima bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta. Selain itu, pemerintah kota juga membagikan nasi kotak, beras, dan berbagai kebutuhan logistik lainnya.
“Sejak awal kami langsung turun bersama lurah dan camat untuk memastikan warga mendapat bantuan secepatnya,” kata Eva Dwiana.
Berdasarkan pendataan pemerintah kota, sekitar 750 warga menerima bantuan yang tersebar di beberapa kecamatan terdampak.
Di Kecamatan Way Halim, sekitar 70 paket bantuan disalurkan kepada warga. Kemudian di Kecamatan Tanjung Senang, sebanyak 520 paket bantuan diberikan kepada masyarakat terdampak banjir.
Sementara di Kecamatan Sukabumi, pemerintah kota turut menyalurkan sekitar 100 paket bantuan bagi warga yang mengalami kerusakan dan kerugian akibat banjir.
Tak hanya fokus pada bantuan darurat, Pemkot Bandar Lampung juga mulai menyiapkan langkah antisipasi jangka panjang guna mengurangi risiko banjir yang berulang.
Eva Dwiana menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai terkait pengelolaan sungai dan sistem drainase di sejumlah titik rawan banjir.
Menurutnya, kolaborasi lintas instansi diperlukan agar penanganan banjir tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mampu memberikan solusi berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemkot berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus mempercepat pemulihan pascabanjir di berbagai wilayah Bandar Lampung.














