PROTONEMA.ID, Bandar Lampung —Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Rapat Koordinasi bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Bandar Lampung di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (5/2/2026).
Rakor tersebut menjadi forum strategis untuk membahas berbagai agenda pemerintahan sekaligus memperkuat sinergi antar-OPD dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik.
Namun, ada hal menarik dalam pelaksanaan rapat kali ini. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung menggunakan Bahasa Lampung, sebuah langkah yang mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya lokal.
Penggunaan bahasa daerah dalam forum resmi pemerintahan ini dinilai bukan sekadar simbolis, tetapi juga menjadi upaya nyata untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya Lampung di tengah arus modernisasi.
Selain itu, kebijakan ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi masyarakat luas agar tetap menjaga dan melestarikan warisan budaya, khususnya penggunaan Bahasa Lampung dalam kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, rapat koordinasi ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antar-OPD dalam mendorong percepatan pembangunan daerah. Sinergi yang kuat diyakini mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran.
Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berupaya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang tidak hanya profesional, tetapi juga berkarakter lokal. Dengan mengintegrasikan nilai budaya dalam aktivitas pemerintahan, pembangunan daerah diharapkan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga menjaga identitas dan kearifan lokal Lampung.













