PROTONEMA.ID, Bandar Lampung — Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, terus mendorong pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pinjaman modal dengan bunga 0 persen.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan, khususnya bagi pelaku usaha kecil yang membutuhkan akses permodalan.
Melalui skema tersebut, pelaku UMKM kini memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pembiayaan usaha tanpa terbebani bunga pinjaman, sehingga dapat lebih fokus mengembangkan bisnis mereka.
Kemudahan akses keuangan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, serta memperkuat daya saing produk lokal di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis.
Eva Dwiana menyebutkan bahwa program ini mendapat respons positif dari masyarakat. Hingga saat ini, sekitar 200 pelaku UMKM telah mengajukan permohonan pinjaman dan tengah dalam proses verifikasi melalui bank mitra pemerintah.
Menurutnya, UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak utama ekonomi daerah, sehingga perlu mendapatkan dukungan nyata dari pemerintah.
“UMKM adalah pilar ekonomi daerah. Karena itu, kami terus menghadirkan program yang dapat membantu pelaku usaha berkembang dan naik kelas,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis, melalui dukungan pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan, sektor UMKM dapat tumbuh lebih kuat serta memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian kota.













