Arus Mudik 2026, Polda Lampung-Banten Sinkronkan Data Merak–Bakauhen Lampung

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROTONEMA.ID, Lampung – Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali menekan jalur penyeberangan Merak–Bakauheni. Mengantisipasi lonjakan itu, Polda Lampung dan Polda Banten menyatukan skema pengamanan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 di Aula Gawe Kuta Baluwarti, Rabu (25/2/2026).

Rakor ini tak sekadar seremonial. Fokusnya jelas: memetakan potensi kemacetan, menyamakan data pergerakan kapal dan kendaraan, serta memastikan tak ada lagi penumpukan ekstrem seperti tahun-tahun sebelumnya di Pelabuhan Merak maupun Bakauheni.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan, kunci pengendalian arus mudik tahun ini ada pada akurasi dan kecepatan data antarposko.

“Kita harus terus memperbarui data setiap kejadian menonjol di Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu. Semua tercatat rapi dan bisa diakses untuk pengambilan keputusan cepat,” tegas Helfi.

Ia juga meminta komunikasi lintas provinsi tak boleh terputus, terutama antara petugas di Merak dan Bakauheni.

“Koordinasi antara Lampung dan Banten harus real time. Data kapal yang keluar dan masuk harus sinkron, supaya tidak terjadi penumpukan akibat miskomunikasi,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan berbasis teknologi menjadi prioritas. “Manfaatkan CCTV di kawasan Pelabuhan Bakauheni dan integrasikan dengan Command Center. Pengendalian tidak bisa lagi manual,” kata Helfi.

Dari paparan teknis, jalur penyeberangan tetap menjadi titik krusial. Pemerintah dan operator pelabuhan menyiapkan 76 kapal di lintasan Jawa–Sumatera, buffer zone tambahan, serta rekayasa lalu lintas berlapis dari situasi hijau hingga merah.

Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Fadly Munzir Ismail mengakui evaluasi 2025 menjadi catatan penting. Tahun lalu, persoalan rest area dipenuhi truk, lonjakan pejalan kaki di pelabuhan, hingga penyerobotan antrean sempat memicu kepadatan.

“Permasalahan tahun lalu menjadi bahan koreksi. Tahun ini kita siapkan pola pengamanan lebih ketat, termasuk patroli intensif dan pengamanan rumah kosong,” ujar Fadly.

Ia menambahkan, potensi kelelahan pemudik juga menjadi perhatian. “Kami siapkan pos kesehatan dan layanan cepat untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat perjalanan panjang,” katanya.

Fadly memastikan fokus pengamanan tertuju pada Pelabuhan Bakauheni. “Buffer zone dan rekayasa lalu lintas berlapis akan diterapkan. Jika terjadi lonjakan, delay system langsung dijalankan untuk mencegah kepadatan masuk pelabuhan,” tegasnya.

Selain faktor teknis, cuaca juga masuk radar pengawasan. Berdasarkan prakiraan BMKG Wilayah II Banten, gelombang di lintasan Merak–Bakauheni relatif rendah, namun potensi hujan sedang hingga lebat tetap perlu diantisipasi secara dinamis.
Operasi Ketupat 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung 13 hari pada pertengahan Maret, melibatkan ribuan personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait. Titik pengamanan tersebar di pelabuhan, jalur tol dan arteri, rest area, pusat perbelanjaan, hingga kawasan wisata.

Bagi Polda Lampung, targetnya bukan sekadar arus lancar. Helfi menekankan pelayanan humanis tetap menjadi wajah utama operasi.
“Utamakan keselamatan personel dan layani masyarakat dengan pendekatan humanis. Mudik adalah momen sakral, negara harus hadir memberi rasa aman,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel protonema.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-62 Lampung, Pemprov Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing
Upacara Ziarah di TMP Warnai Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung
Paripurna DPRD Lampung Tetapkan Rekomendasi LHP BPK, Fokus Perbaikan Kinerja dan Akuntabilitas Pemprov Lampung
Konsisten Jaga Akuntabilitas, Pemprov Lampung Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu
Halal Bihalal 1447 H Pemprov Lampung, Gubernur Mirza Ajak Perkuat Sinergi dan Kepedulian kepada Masyarakat
Gubernur Mirza Dorong Sinergi Warga Lampung di Perantauan untuk Percepatan Pembangunan Provinsi Lampung
Pemprov Lampung Apresiasi Kinerja Kepolisian, Menhub, dan Seluruh Stakeholder
Pemerintah Bangun Pembatas 138 Km di Way Kambas, Solusi Permanen Konflik Gajah dan Manusia
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:10 WIB

HUT ke-62 Lampung, Pemprov Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:08 WIB

Upacara Ziarah di TMP Warnai Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung

Senin, 30 Maret 2026 - 13:05 WIB

Paripurna DPRD Lampung Tetapkan Rekomendasi LHP BPK, Fokus Perbaikan Kinerja dan Akuntabilitas Pemprov Lampung

Senin, 30 Maret 2026 - 13:02 WIB

Konsisten Jaga Akuntabilitas, Pemprov Lampung Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu

Senin, 30 Maret 2026 - 13:00 WIB

Halal Bihalal 1447 H Pemprov Lampung, Gubernur Mirza Ajak Perkuat Sinergi dan Kepedulian kepada Masyarakat

Berita Terbaru