PROTONEMA.ID, Bandar Lampung — Sebanyak 1.528 guru dan tenaga kependidikan (tendik) jenjang SD dan SMP di Bandar Lampung resmi menerima Surat Keputusan (SK), Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT), dan Surat Tugas Perjanjian Kerja (STPK) sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
Penyerahan dokumen tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Jumat (27/2/2026).
Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Bandar Lampung, Eka Afriana, mengajak para guru dan tenaga kependidikan untuk mensyukuri pengangkatan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan.
Menurutnya, kebijakan pengangkatan PPPK merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap para pendidik yang selama ini berperan penting dalam mencerdaskan generasi bangsa.
“PPPK Paruh Waktu juga ialah Aparatur Sipil Negara (ASN). Ke depan, pemerintah akan memperjuangkan agar guru PPPK Paruh Waktu dapat berstatus penuh waktu,” ujarnya.
Para guru dan tenaga kependidikan yang menerima pengangkatan tersebut berasal dari sekolah-sekolah di 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung, mencerminkan upaya pemerataan perhatian terhadap tenaga pendidik di seluruh wilayah.
Dalam kesempatan yang sama, Disdikbud Bandar Lampung juga membentuk kepengurusan PPPK Paruh Waktu di tingkat kecamatan guna memperkuat koordinasi dan komunikasi di lingkungan pendidikan.
Struktur kepengurusan terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, serta koordinator yang dipilih melalui musyawarah mufakat para PPPK yang hadir.
Eka berharap keberadaan pengurus tersebut dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif, sekaligus meminimalisasi potensi kesalahpahaman informasi di kalangan tenaga pendidik.
“Saya minta para pengurus mampu menyampaikan informasi yang benar dan jelas agar tidak terjadi miskomunikasi di antara pegawai,” tegasnya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme tenaga pendidik, sebagai bagian dari upaya membangun kualitas pendidikan yang lebih baik ke depan.













