PROTONEMA.ID, Bandar Lampung- Pemerintah Kota Bandar Lampung meluncurkan program pinjaman modal tanpa bunga sebagai langkah memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Tapis Berseri.
Program tersebut dihadirkan untuk membantu pelaku usaha mendapatkan akses permodalan yang lebih ringan sehingga dapat mengembangkan usaha tanpa terbebani bunga pinjaman.
Wali Kota Eva Dwiana mengatakan program ini terbuka bagi pelaku UMKM yang memenuhi persyaratan administrasi dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Ini kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperkuat usaha dan meningkatkan daya saing produk lokal,” ujar Eva Dwiana, Rabu (11/2/2026).
Menurut data Pemerintah Kota Bandar Lampung, hingga saat ini sekitar 200 pelaku UMKM telah mengajukan permohonan pinjaman modal melalui program tersebut.
Proses pengajuan dan penyaluran pembiayaan dilakukan melalui bank mitra yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Eva Dwiana menilai skema pinjaman tanpa bunga dapat memberi ruang lebih besar bagi pelaku usaha untuk fokus mengembangkan bisnis mereka, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga perluasan pasar.
“Dengan pinjaman 0 persen bunga, pelaku UMKM bisa fokus mengembangkan usahanya tanpa terbebani biaya tambahan. Ini juga bagian dari upaya kami memperkuat ekonomi lokal,” katanya.
Program ini mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM yang berharap bantuan modal dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kemasan produk, meningkatkan kapasitas produksi, hingga memperluas pemasaran.
Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan sektor UMKM menjadi salah satu prioritas pembangunan ekonomi daerah karena memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program pinjaman tanpa bunga tersebut, Pemkot berharap UMKM di Bandar Lampung semakin mandiri, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.














