PROTONEMA.ID, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyampaikan duka cita mendalam atas musibah banjir yang menyebabkan seorang anak berusia 10 tahun meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus drainase di wilayah Rajabasa.
Korban diketahui bernama Satria yang dilaporkan hanyut saat hujan deras melanda kawasan tersebut pada Jumat pagi (6/3/2026).
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah terhadap musibah yang terjadi.
Sebagai bentuk bantuan, Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan santunan berupa uang tunai sebesar Rp10 juta serta bantuan bahan pokok kepada keluarga korban.
Selain itu, orang tua korban yang tengah sakit juga dirujuk ke RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Eva Dwiana menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana, baik melalui bantuan sosial maupun penanganan darurat di lapangan.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.29 WIB di Jalan Kapten Abdul Hak Gang Ibrahim, Kelurahan Rajabasa. Saat kejadian, korban diketahui sedang bermain di sekitar lokasi ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Diduga korban terpeleset ke dalam saluran drainase yang memiliki arus cukup deras akibat tingginya debit air hujan.
Tim gabungan dari BPBD, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Bhabinkamtibmas, hingga relawan Taruna Siaga Bencana langsung melakukan pencarian di sekitar saluran drainase hingga aliran air di wilayah tersebut.














