Pemkot Bandarlampung Perkuat Mitigasi HIV/AIDS, Terapkan Fast Track dan Triple Eliminasi untuk Ibu Hamil

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROTONEMA.ID, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandarlampung terus memperkuat upaya pencegahan dan mitigasi penyebaran HIV/AIDS melalui strategi fast track serta program triple eliminasi bagi ibu hamil sebagai langkah proaktif memutus mata rantai penularan penyakit tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, mengatakan terapi Antiretroviral (ARV) menjadi tulang punggung penanganan HIV/AIDS. Melalui strategi fast track, sebanyak 95 persen Orang Dengan HIV (ODHIV) yang terdiagnosis ditargetkan segera mendapatkan terapi ARV sehingga virus dapat tersupresi.

“Pasien yang rutin mengonsumsi ARV sesuai dosis dapat menekan jumlah virus dalam tubuh. Virus yang tersupresi tidak mudah menular, dan pasien tetap bisa hidup panjang serta produktif,” ujar Muhtadi, Selasa (24/2/2026).

Selain pengobatan, Dinkes Bandarlampung juga memperkuat deteksi dini melalui screening terhadap delapan kelompok prioritas, di antaranya ibu hamil, penderita Tuberkulosis (TBC), dan pasien infeksi menular seksual (IMS).

Khusus bagi ibu hamil, program triple eliminasi diberikan secara gratis untuk mencegah penularan HIV, sifilis, dan hepatitis dari ibu kepada bayi sejak masa kehamilan.

Saat ini, sebanyak 31 puskesmas di Bandarlampung telah menyediakan layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP) bagi penderita HIV/AIDS, sehingga akses layanan kesehatan dan terapi ARV semakin merata di seluruh wilayah kota.

Muhtadi menegaskan bahwa tingginya angka temuan kasus HIV di Bandarlampung justru menunjukkan efektivitas pelacakan dan deteksi kasus yang dilakukan pemerintah daerah.

“Jika capaian pengobatan sudah di atas 100 persen, mitigasi risiko penyebaran telah ditangani. Ini bukan darurat, tetapi bukti keseriusan Pemkot dalam mencapai target eliminasi HIV tahun 2030,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2025, Bandarlampung mencatat 119 kasus HIV, tertinggi dibandingkan 15 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Lampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel protonema.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Lampung Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan
Pemprov Lampung Perkuat Tata Kelola Pemerintahan melalui Sosialisasi e-Review 2026
Pemprov Lampung Dorong Kesadaran Pajak Lewat Program Diskon PKB dan Penghapusan Denda
Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan
Momentum Iduladha, Pemprov Lampung Dorong Kepedulian
Pemprov Lampung Dorong Ekosistem Pembiayaan Daerah Yang Transparan dan Berkelanjutan
Pemprov Lampung Tegaskan Langkah Konkret Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli
Pimpin Apel Mingguan, Sulpakar Tekankan Budaya Disiplin ASN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:19 WIB

Pemprov Lampung Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Tata Kelola Pemerintahan melalui Sosialisasi e-Review 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:06 WIB

Pemprov Lampung Dorong Kesadaran Pajak Lewat Program Diskon PKB dan Penghapusan Denda

Senin, 1 Juni 2026 - 07:23 WIB

Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:23 WIB

Momentum Iduladha, Pemprov Lampung Dorong Kepedulian

Berita Terbaru

Daerah

Momentum Iduladha, Pemprov Lampung Dorong Kepedulian

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:23 WIB