PROTONEMA.ID, Bandar Lampung — Antusiasme warga begitu terasa dalam pelaksanaan pasar murah Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Bandar Lampung di Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Tanjung Senang, Kamis (26/2/2026).
Sejak pagi hari, ratusan warga sudah memadati lokasi. Bahkan, antrean mulai terlihat sejak pukul 07.00 WIB, satu jam sebelum kegiatan resmi dimulai.
Warga rela datang lebih awal demi mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.
Tak butuh waktu lama, seluruh komoditas yang dijual langsung diserbu pembeli. Hanya dalam waktu sekitar 30 menit sejak dibuka pukul 08.00 WIB, sebagian besar stok bahan pokok sudah habis terjual.
Program pasar murah ini merupakan upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan.
Secara serentak, kegiatan serupa juga digelar di 20 kecamatan di seluruh wilayah kota, dengan menyediakan berbagai komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan tepung terigu dengan harga di bawah pasar.
Salah seorang warga, Septi, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.
“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi mau masuk Ramadan. Harganya lebih murah dibandingkan di warung dekat rumah,” ujarnya.
Ia menyebut harga telur yang dijual Rp25.000 per kilogram dan beras Rp59.500 per kemasan cukup meringankan beban belanja rumah tangga.
Hal senada disampaikan Indah, warga lainnya yang sengaja datang lebih awal untuk menghindari kehabisan stok.
“Datang dari pagi karena biasanya cepat habis, apalagi minyak sama gula pasti banyak yang cari,” katanya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat dinantikan masyarakat, terutama saat harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik menjelang Ramadan.
Pantauan di lokasi, warga tampak tertib mengantre sambil membawa tas belanja dan kupon pembelian. Petugas dari kelurahan dan kecamatan juga sigap mengatur jalannya distribusi agar tetap kondusif.
Melalui program pasar murah Ramadan yang digelar serentak di 20 kecamatan, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat secara merata, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.













