PROTONEMA.ID, Bandar Lampung — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung meraih penghargaan Program Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan atas partisipasi sebanyak 1.961 siswa tingkat SMP di Bandar Lampung dalam Program Giat UKBI Adaptif sepanjang tahun 2025.
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Lampung, Halimi Hadibrata, kepada Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Bandar Lampung, Eka Afriana, di kantor dinas setempat, Jumat (27/2/2026).
Halimi Hadibrata menyampaikan apresiasi atas komitmen Disdikbud Bandar Lampung dalam mendorong peningkatan literasi siswa melalui program UKBI.
“Bentuk apresiasi kami memberikan penghargaan,” ujarnya.
Menurutnya, program UKBI tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memetakan tingkat kemahiran berbahasa bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan secara nasional.
“UKBI ini juga menjadi alat ukur standar nasional untuk memetakan tingkat mahir berbahasa Indonesia siswa, guru, dan tenaga kependidikan,” jelasnya.
Ia juga mengusulkan agar UKBI dapat menjadi salah satu syarat bagi calon kepala sekolah sebagai bagian dari penguatan kompetensi bahasa.
Sementara itu, Plt Kepala Disdikbud Bandar Lampung, Eka Afriana, menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan dan menyebutnya sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
“Kami sangat mendukung penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan pendidikan,” katanya.
Selain mendorong penggunaan bahasa Indonesia, Disdikbud Bandar Lampung juga aktif melestarikan budaya lokal dengan menerapkan penggunaan bahasa Lampung di lingkungan sekolah setiap hari Kamis.
Melalui berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap kualitas literasi siswa terus meningkat, sejalan dengan penguatan karakter dan pelestarian budaya daerah.













