Anak Kecanduan Gim Online, Dinas PPPA Bandar Lampung Minta Orang Tua Perketat Pengawasan

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROTONEMA.ID, Bandar Lampung — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandar Lampung mengingatkan para orang tua untuk lebih aktif mengawasi aktivitas anak, khususnya dalam bermain gim daring, guna mencegah kecanduan gawai dan dampak negatif terhadap tumbuh kembang anak.

Kepala Dinas PPPA Bandar Lampung, Maryamah, menyebut fenomena kecanduan gim pada anak saat ini menunjukkan tren yang mengkhawatirkan dan memerlukan perhatian serius dari semua pihak, terutama keluarga dan tenaga pendidik.

“Fenomena kecanduan gim pada anak menunjukkan tren yang mengkhawatirkan dan membutuhkan perhatian serius dari keluarga dan tenaga pendidik,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, berbagai upaya edukasi telah dilakukan kepada anak maupun orang tua terkait pentingnya pola bermain yang sehat, aman, serta perlunya pengawasan dalam penggunaan teknologi.

Maryamah menyoroti gim daring populer seperti Roblox yang banyak dimainkan anak-anak tanpa kontrol memadai. Kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai dampak, mulai dari menurunnya konsentrasi belajar, perubahan perilaku, hingga risiko terpapar konten yang tidak sesuai usia.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas PPPA juga membuka kemungkinan pembentukan posko pengaduan bagi masyarakat yang menemukan konten atau interaksi digital yang berbahaya bagi anak.

“Posko ini nantinya diharapkan dapat menampung laporan masyarakat sekaligus menjadi sarana tindak lanjut terhadap potensi risiko di dunia digital,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong pengelola gim untuk meningkatkan sistem keamanan dan fitur perlindungan bagi pengguna anak. Di sisi lain, sinergi dengan pihak sekolah terus diperkuat, termasuk pembatasan penggunaan telepon genggam selama jam belajar.

Namun, Maryamah menegaskan bahwa pengawasan di lingkungan sekolah saja tidak cukup, mengingat sebagian besar waktu anak dihabiskan di rumah.

“Melalui kerja sama antara pemerintah, sekolah, dan keluarga, kami berharap anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa mengalami dampak negatif dari gim daring,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel protonema.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-62 Lampung, Pemprov Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing
Upacara Ziarah di TMP Warnai Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung
Paripurna DPRD Lampung Tetapkan Rekomendasi LHP BPK, Fokus Perbaikan Kinerja dan Akuntabilitas Pemprov Lampung
Konsisten Jaga Akuntabilitas, Pemprov Lampung Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu
Antisipasi Arus Balik Lebaran, LPJU Jalur Bakauheni Diperbaiki dan Ditambah
Idulfitri 1447 H di Lampung Berlangsung Aman dan Khidmat, Gubernur Tekankan Semangat Kebersamaan
Pemprov Lampung dan ASDP Antisipasi Lonjakan Mudik 2026, Bakauheni Diprediksi Padat pada Jam Tertentu
Dukung Program PLN, Eva Dwiana Siap Perluas Akses Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:10 WIB

HUT ke-62 Lampung, Pemprov Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:08 WIB

Upacara Ziarah di TMP Warnai Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung

Senin, 30 Maret 2026 - 13:05 WIB

Paripurna DPRD Lampung Tetapkan Rekomendasi LHP BPK, Fokus Perbaikan Kinerja dan Akuntabilitas Pemprov Lampung

Senin, 30 Maret 2026 - 13:02 WIB

Konsisten Jaga Akuntabilitas, Pemprov Lampung Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu

Senin, 23 Maret 2026 - 12:50 WIB

Antisipasi Arus Balik Lebaran, LPJU Jalur Bakauheni Diperbaiki dan Ditambah

Berita Terbaru