PROTONEMA.ID, Bandar Lampung —Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Operasi Pasar Murah Tahun 2026 menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Rapat persiapan digelar di Aula Semergou, Rabu (4/2/2026), dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol, serta dihadiri sejumlah pihak retail yang akan terlibat dalam program tersebut.
Operasi Pasar Murah Ramadan tahun ini direncanakan menjangkau seluruh wilayah Kota Bandar Lampung dengan pelaksanaan serentak di 20 kecamatan. Program ini akan dibagi dalam tiga tahap, yakni pada awal, pertengahan, dan akhir Ramadan, sehingga distribusi kebutuhan pokok dapat lebih merata dan tepat sasaran.
Setiap kegiatan pasar murah dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB di titik lokasi yang telah ditentukan di masing-masing kecamatan. Skema ini diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi saat permintaan meningkat di bulan Ramadan.
Berbagai komoditas kebutuhan pokok akan disediakan dalam program ini, antara lain beras premium, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, hingga telur ayam—yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Dalam arahannya, Wilson Faisol menekankan pentingnya sinergi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak retail agar pelaksanaan program berjalan optimal.
“Kerja sama semua pihak sangat penting agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap pihak retail dapat berperan aktif dengan menghadirkan berbagai program promo untuk semakin meringankan beban masyarakat.
Melalui Operasi Pasar Murah Ramadan 1447 Hijriah, Pemkot Bandar Lampung menargetkan tidak hanya menjaga stabilitas harga bahan pokok, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan kebutuhan.













